HOBBY MENJADI BISNIS YANG MENGUNTUNGKAN

Ruangan keluarga yg beralih fungsi menjadi home theater dan studio musikSurabaya, Seiring berkembangnya dunia hiburan khususnya di jalur musik, membuka persewaan studio musik dapat memberikan prospek usaha yang cukup baik. meskipun kebanyakan orang berfikir dua kali untuk membuka usaha ini, karena butuh modal lumayan besar hanya untuk membeli peralatan musiknya.

Seperti hal nya sebuah studio musik yang dikelola oleh Agus pemuda 26 tahun selaku pemilik usaha studio musik yang berdiri sejak 7 tahun lalu sekarang banyak dicari oleh calon pelanggan, dikarenakan tidak sedikit orang yang memiliki keterbatasan tempat dan uang untuk menyalurkan hobi mereka bermain musik. Studio musik yang berada di kawasan Sidoarjo – buduran  ini memang bisa dibilang cukup lama berdirinya, setelah beberapa kali melewati masa-masa keterpurukan akibat minat para konsumen yang lebih banyak tertarik dalam bidang perkembangan iptek, sebelum berkembang seperti saat ini dulu studio music yang dikelola oleh Agus  sangat kecil karena peminatnya belum banyak seperti sekarang.

            Untuk biaya sewa studio music perjam sekitar Rp. 30.000,- kalau diperlukan mixing atau proses rekaman itu biasanya ditambah Rp. 150.000,- dan dalam waktu satu bulan omset yang diraih Agus dalam bisinis studio musiknya rata-rata sekitar Rp. 5.000.000,- itu sudah dipotong gaji karyawannya dan biaya pemeliharaan alat-alat musiknya. diperlukan banyak pertimbangan dan persiapan dalam membuka usaha ini. persiapan lokasi, persiapan peralatan musik, pengelolaan, hingga persiapan mental “Kita harus kuat dalam menjalani persaingan bisnis tersebut. terlebih kebanyakan studio musik saat ini mulai menggabungkan berbagai usaha lain dalam satu atap pengelolaan bisnis ini, misalnya kursus musik, penyewaan alat-alat musik, dll, sehingga investasi pembelian alat musik dan tempat usaha dapat dimanfaatkan dengan baik.” ungkap Agus

Lain halnya menurut Iwan salah satu penjaga studio musik milik Agus bahwa minat para pemusik sekarang ini sangat berbeda dikarenakan makin banyak perkembangan-perkembangan IPTEK salah satunya software-sofware editing musik, sehingga para peminat musik sangat langka jika melakukan mixing rekaman bersama dengan mereka latihan, beda dengan jaman dulu waktu lagi trend studio musik di era keemasannya.

Yusdi salah satu personil grup band Sekarmayit yang pernah melakukan latihan bermain musik di studio musik milik agus mengatakan “kalo jiwa seseorang itu ada di musik maka sampai kapan pun jiwa itu akan terus ada tanpa pernah tergeser oleh perkembangan apapun, kami melakukan latihan dua minggu sekali untuk menjaga perfomence kami agar tetap selalu kompak meski dalam latihan itu pernah tidak serius. karena kebersamaan itu yang selalu kita jaga agar tetap kompak”

Saran Agus kepada para pemula yang ingin membuka bisnis studio music ini, jika memiliki modal pas-pasan, sebaiknya terlebih dahulu membuka persewaan studio musik saja. dan kemudian kedepannya bisa memperluas usaha dengan menambah ruang sewa studio musik tersebut dengan toko musik, menjual buku-buku musik, kursus musik, hingga kafe pendukung dan sebagainya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s